Karakteristik Sastra Indonesia Periode 2000-an
Dalam
periode tahun 2000-an
penuh kebebasan dalam berekspresi, menyuarakan isi hati nurani, menampilkan sajak-sajak
tentang kepedulian bangsa, terciptanya
karya-karya tentang anti penindasan, menegakkan keadilan dan kebenaran serta
munculnya paham feminisme dalam setiap karya sastra. Kebanyakan karya tersebut
di ambil dari kehidupan sehari-hari. Sastrawan
periode 2000-an
: Ayu Utami, Jenar Maesa Ayu, Dewi Lestari dll.
Contoh-contoh
karya-karya sastra periode 2000-an
:
Taufik Ismail
: antologi puisi yang berjudul “malu aku jadi orang Indonesia “. Antologi ini
berisi tentang sesuatu pemerintahan yang salah dan belum teratasi. Selain itu berisi tentang
aspirasi rakyat kecil yang selalu hidup tertindas.
Ayu Utami
: dengan
karya sastranya berupa “Saman”.
Novel ini bercerita tentang kesetaraan hak dan kewajiban dengan laki-laki, perempuan tidak ingin
terkekang oleh siapapun terlebih laki-laki. Perempuan beranggapan semua yang
menjadi miliknya adalah hak mutlak miliknya bukan untuk diberikan kepada
siapapun, termasuk
laki-laki. Oleh karena itu Shakuntala
menyendok keperawanannya sendiri untuk diberikan kepada anjing, bukan untuk diberikan
kepada seseorang yang menjadi suaminya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar